KEBUMEN – Kabar membanggakan datang dari SMA Negeri 1 Klirong, Kabupaten Kebumen. Sebanyak 19 siswa sekolah tersebut berhasil lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 dan diterima di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternama di Indonesia.
Meski hasil SNBP 2026 secara nasional telah diumumkan pada 31 Maret 2026, SMA Negeri 1 Klirong baru mempublikasikan daftar siswa yang lolos melalui akun Instagram resmi sekolah, @official.smansa1klirong, pada 8 Mei 2026.
Unggahan tersebut langsung mendapat banyak respons positif dari para siswa, alumni, guru, hingga masyarakat. Keberhasilan para siswa itu menjadi bukti bahwa SMAN 1 Klirong mampu bersaing dalam seleksi masuk perguruan tinggi negeri melalui jalur prestasi akademik.
Berdasarkan informasi yang diunggah melalui akun resmi sekolah, terdapat 19 siswa yang diterima di 13 perguruan tinggi negeri berbeda, mulai dari universitas unggulan nasional hingga politeknik negeri.
Salah satu capaian paling mencolok datang dari Daffa Rizki Prasetya dari kelas XII 1 yang berhasil diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada program studi S1 Teknik Industri. ITB dikenal sebagai salah satu kampus teknik terbaik di Indonesia dengan tingkat persaingan masuk yang sangat ketat.
Selain ITB, Universitas Diponegoro (Undip) Semarang juga menjadi tujuan sejumlah siswa SMAN 1 Klirong. Dua siswa berhasil diterima di kampus tersebut, yakni Laylatul Fatimah dari kelas XII 5 yang diterima di program studi S1 Hukum serta Vitrah Januar dari kelas XII 6 yang lolos di S1 Teknik Geologi.
Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menjadi PTN dengan jumlah penerimaan terbanyak dari SMAN 1 Klirong tahun ini. Empat siswa diterima di kampus tersebut, yaitu Rizqiyatul Khasanah kelas XII 1 di program studi S1 Ilmu Administrasi Negara, Hana Rixka Kamila kelas XII 1 di S1 Pendidikan Teknik Mesin, Ngismatul Mutakhid kelas XII 2 di S1 Ilmu Administrasi Negara, serta Farah Ni'madhillah kelas XII 3 yang juga diterima di S1 Ilmu Administrasi Negara.
Prestasi lainnya datang dari Lucia Lintang Damai kelas XII 3 yang berhasil diterima di Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung pada program studi S1 Bahasa dan Budaya Tiongkok. Program studi tersebut dikenal cukup diminati karena memiliki prospek internasional yang luas.
Di bidang seni, SMAN 1 Klirong juga menunjukkan prestasi membanggakan. Al Firani Utami kelas XII 6 diterima di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada program studi S1 Pendidikan Seni Tari. Sementara Brina Rizky Azzahra kelas XII 8 lolos di Universitas Negeri Malang (UM) jurusan S1 Pendidikan Seni Pertunjukan.
Universitas Jember (Unej) juga menjadi salah satu tujuan siswa SMAN 1 Klirong. Dua siswa berhasil diterima di kampus tersebut, yakni Fika Faine Dien Arifka kelas XII 6 pada program studi S1 Pendidikan Geografi dan Tias Amalia Tri Bibit F kelas XII 6 pada program studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).
Sementara itu, Aulia Romadhoni dari kelas XII 1 diterima di Universitas Negeri Semarang (Unnes) program studi S1 Ekonomi Pembangunan.
Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto juga menerima dua siswa dari SMAN 1 Klirong. Wahyu Nia Ramadhani kelas XII 1 diterima di program studi S1 Teknik Sipil, sedangkan Laeli Sofyaningsih kelas XII 4 lolos di S1 Pendidikan Seni Tari.
Keberhasilan lainnya datang dari Anggun Oktafia Nandini kelas XII 8 yang diterima di Universitas Tidar (Untid) Magelang pada program studi S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.
Tak hanya universitas akademik, siswa SMAN 1 Klirong juga berhasil menembus perguruan tinggi vokasi. Rafi Wirajati kelas XII 8 diterima di Universitas Terbuka (UT) Jember jurusan S1 Kearsipan.
Di Politeknik Negeri Semarang (Polines), Mala Salsabila kelas XII 6 diterima pada program D3 Akuntansi. Sedangkan Bayu Satria Aji kelas XII 6 berhasil lolos di Politeknik Maritim Indonesia (Polimarin) program studi D4 Teknologi Rekayasa Mekatronika.
Keberhasilan 19 siswa tersebut menjadi pencapaian penting bagi SMAN 1 Klirong dalam mendorong kualitas pendidikan dan prestasi akademik siswa. Jalur SNBP sendiri merupakan seleksi nasional masuk perguruan tinggi yang menilai prestasi akademik siswa selama di sekolah, termasuk nilai rapor, prestasi pendukung, serta rekam jejak sekolah.
Dengan lolosnya para siswa melalui jalur SNBP, mereka tidak perlu mengikuti tes tulis seperti pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Hal ini menunjukkan bahwa para siswa memiliki konsistensi prestasi selama menempuh pendidikan di bangku SMA.
Publikasi daftar siswa yang lolos SNBP melalui media sosial sekolah juga menjadi bentuk apresiasi atas perjuangan siswa selama belajar. Selain itu, informasi tersebut diharapkan dapat memotivasi adik kelas untuk terus meningkatkan prestasi akademik agar dapat mengikuti jejak serupa pada tahun-tahun mendatang.
Keberhasilan ini juga menunjukkan bahwa sekolah-sekolah di Kabupaten Kebumen mampu bersaing secara nasional dalam dunia pendidikan tinggi. Para siswa berhasil menembus berbagai kampus favorit dengan jurusan yang beragam, mulai dari teknik, hukum, administrasi negara, seni, ekonomi, pendidikan, hingga vokasi.
Prestasi tersebut pun menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga, guru, serta masyarakat sekitar. Banyak pihak berharap para siswa yang diterima dapat terus berprestasi di perguruan tinggi dan kelak memberikan kontribusi positif bagi daerah maupun bangsa.
Dengan capaian ini, SMAN 1 Klirong kembali membuktikan komitmennya dalam mencetak lulusan yang mampu bersaing di tingkat nasional dan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik di Indonesia.(KN/*)


Post a Comment