Kebumen — Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Kabupaten Kebumen. Seorang siswi lulusan MAN 2 Kebumen tahun ajaran 2024/2025, Putri Chanda Cantika, berhasil menorehkan prestasi luar biasa dengan diterima di tiga perguruan tinggi ternama di China sekaligus. Pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga mengharumkan nama sekolah dan daerah asalnya.
Tiga kampus luar negeri yang menerima Putri antara lain Nanjing Normal University untuk program Biotechnology, East China Normal University pada program Bahasa dan Budaya China, serta Zhejiang University yang juga menawarkan program Bahasa dan Budaya China. Ketiganya merupakan universitas bergengsi yang memiliki reputasi internasional, khususnya dalam bidang akademik dan riset.
Putri, sapaan akrabnya, mengaku tidak pernah membayangkan akan mendapatkan kesempatan sebesar ini. Ia merasa bersyukur atas hasil yang diraih setelah melalui berbagai proses panjang dan penuh tantangan.
“Saya benar-benar tidak menyangka bisa mendapatkan pre-admission dari beberapa universitas di luar negeri. Ini jauh melampaui ekspektasi saya,” ujar Putri saat ditemui pada Kamis, 9 April 2026.
Perjalanan Putri menuju titik ini tidaklah instan. Siswi asal Cilacap tersebut sempat mengalami kegagalan saat mencoba menembus perguruan tinggi favorit di dalam negeri. Namun, alih-alih menyerah, ia justru menjadikan kegagalan itu sebagai titik balik untuk memperbaiki diri dan mencoba peluang lain.
Langkah besar yang diambil Putri adalah mendalami Bahasa Mandarin secara serius melalui kursus di LP Ma’arif NU Jawa Tengah. Di sana, ia mengasah kemampuan bahasa sekaligus mempersiapkan berbagai persyaratan yang dibutuhkan untuk mendaftar ke universitas luar negeri, khususnya di China.
Menurutnya, proses seleksi masuk perguruan tinggi luar negeri cukup kompleks dan membutuhkan persiapan matang. Ia harus mengumpulkan berbagai dokumen penting, mulai dari transkrip nilai dan ijazah yang telah diterjemahkan, study plan, paspor, hingga sertifikat kemampuan bahasa seperti HSK dan HSKK, serta sertifikat TOEFL.
“Setelah semua dokumen lengkap, saya menghubungi pihak admisi masing-masing universitas dan melakukan pendaftaran secara online. Selanjutnya, pihak kampus melakukan evaluasi hingga akhirnya saya dinyatakan lolos pre-admission,” jelasnya.
Keberhasilan ini tidak lepas dari peran besar lingkungan sekolah. Putri menuturkan bahwa dukungan dari para guru di MAN 2 Kebumen sangat membantu, baik dari segi motivasi maupun dalam pengurusan administrasi.
“Para guru sangat mendukung saya, mulai dari memberikan semangat hingga membantu proses administrasi seperti surat rekomendasi dan legalisasi dokumen. Lingkungan sekolah juga membuat saya lebih percaya diri untuk mencoba berbagai peluang,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala MAN 2 Kebumen, H. Akhmad Taukhid, menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian yang diraih Putri. Ia menilai keberhasilan ini menjadi bukti bahwa siswa madrasah mampu bersaing di kancah internasional.
“Ini adalah prestasi yang sangat membanggakan. Putri telah membuktikan bahwa madrasah bisa berprestasi hingga tingkat dunia. Semoga pencapaian ini menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lainnya untuk terus berusaha dan tidak takut bermimpi besar,” ungkapnya.
Kisah Putri menjadi contoh nyata bahwa kegagalan bukanlah akhir dari segalanya. Justru, dengan tekad kuat, kerja keras, dan keberanian mencoba jalur baru, peluang yang lebih besar bisa terbuka lebar.
Prestasi ini diharapkan dapat memotivasi generasi muda, khususnya pelajar di Kebumen dan sekitarnya, untuk terus mengembangkan potensi diri serta berani mengambil kesempatan di tingkat global. Dengan semangat pantang menyerah seperti yang ditunjukkan Putri, bukan tidak mungkin semakin banyak pelajar Indonesia yang mampu bersaing dan berprestasi di kancah internasional.


Post a Comment