Kebumen - Kamis (9/4/2026), Bupati Kebumen Lilis Nuryani menerima audiensi dari Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Prembun beserta rombongan jajaran manajemen rumah sakit di Rumah Berdaya. Pertemuan ini bertujuan mempererat silaturahmi sambil membahas kemajuan layanan kesehatan serta kondisi operasional RSUD Prembun dalam mendukung kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kebumen.
Audiensi ini menjadi momen strategis bagi pemerintah daerah untuk mengevaluasi kinerja fasilitas kesehatan utama di wilayah timur Kebumen. RSUD Prembun, yang berdiri sejak 2013 atas inisiatif Pemkab Kebumen untuk mengatasi ketimpangan akses layanan kesehatan di bagian timur, telah menjalani berbagai tahap pembangunan signifikan. Dimulai dari site plan tahun 2013 dengan dana Rp50 juta, hingga pembangunan gedung bertahap hingga 2016 senilai miliaran rupiah melalui Dinas PU dan Dinas Kesehatan. Saat ini, rumah sakit ini beroperasi berdasarkan izin hingga 2022 yang terus diperpanjang, fokus pada peningkatan standar pelayanan minimal.
Fokus utama diskusi adalah penguatan koordinasi antara Pemkab Kebumen dan RSUD Prembun. Para peserta membahas strategi agar layanan kesehatan lebih optimal, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat lokal, seperti penanganan penyakit menular, ibu dan anak, serta darurat bencana yang sering terjadi di Kebumen. Rencana Strategis (Renstra) RSUD Prembun 2021-2026 menjadi acuan, yang selaras dengan RPJMN 2020-2024 dan Renstra Dinas Kesehatan Kebumen, termasuk penerapan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
Bupati menekankan pentingnya sinergi ini untuk mencapai visi peningkatan derajat kesehatan masyarakat, mirip dengan semangat yang digaungkan bupati lain di Indonesia yang menjadikan kesehatan sebagai prioritas utama. Diskusi menyentuh isu pengelolaan anggaran yang efektif, akurasi data profil kesehatan 2024, dan rencana ekspansi fasilitas untuk mengantisipasi pertumbuhan populasi wilayah Prembun. Plt Direktur menyoroti tantangan seperti kelengkapan data dan ketepatan waktu pelaporan, yang menjadi prioritas perbaikan ke depan.
ertemuan ini diharapkan menghasilkan langkah konkret, seperti alokasi anggaran tambahan untuk alkes modern dan pelatihan tenaga medis. RSUD Prembun, dengan luas lahan 38.105 m², diproyeksikan menjadi pusat rujukan kesehatan timur Kebumen, mengurangi beban RSUD lain di wilayah barat. Koordinasi yang lebih erat juga akan mendukung program prioritas seperti vaksinasi massal dan skrining kesehatan gratis, sejalan dengan target RPJMD yang menargetkan penurunan angka kematian ibu dan bayi.
Masyarakat setempat, terutama di Prembun dan sekitarnya, akan merasakan manfaat langsung melalui layanan yang lebih cepat dan terjangkau. Bupati Lilis Nuryani menegaskan komitmen Pemkab untuk mendukung RSUD sebagai garda terdepan kesehatan, dengan harapan indeks pembangunan kesehatan meningkat signifikan pada 2026.
Ke depan, Pemkab Kebumen berencana menggelar rapat lanjutan untuk menyusun program kolaboratif, termasuk integrasi data digital antarinstansi. Audiensi ini menjadi contoh nyata bagaimana silaturahmi pimpinan daerah dapat mempercepat transformasi layanan publik. Dengan dukungan Renstra BLUD, RSUD Prembun dipastikan terus berkembang, berkontribusi pada visi Kebumen Maju Sejahtera.
Pertemuan diakhiri dengan doa bersama dan foto kenangan, menandakan ikatan kerja sama yang lebih kuat. Langkah ini memperkuat posisi Bupati Lilis Nuryani sebagai pemimpin yang proaktif dalam isu kesehatan masyarakat.
Post a Comment