16 Pejabat Dilantik, Bupati Lilis Tekankan Adaptasi Cepat dan Integritas sebagai Fondasi Pelayanan Publik


Kebumen — Pemerintah Kabupaten Kebumen kembali melakukan penyegaran birokrasi melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap 16 pejabat di lingkungan Pemkab Kebumen. Prosesi berlangsung khidmat di Pendopo Kabumian, Rabu (15/4/2026), dipimpin langsung oleh Bupati Kebumen, Lilis Nuryani.

Pelantikan ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat kinerja organisasi sekaligus menjawab tantangan pelayanan publik yang semakin dinamis. Dengan mengusung semangat “Langkah baru, semangat baru untuk Kebumen”, para pejabat yang dilantik diharapkan mampu membawa energi positif dan inovasi di unit kerja masing-masing.

Dalam sambutannya, Bupati Lilis Nuryani menegaskan bahwa jabatan yang diemban bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas.

“Pelantikan ini bukan hanya seremonial, tetapi bagian dari upaya kita untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Saya berharap saudara-saudara dapat segera beradaptasi, membangun sinergi, serta menjaga integritas dalam setiap langkah,” tegasnya.


Sebanyak 16 pejabat yang dilantik terdiri dari berbagai jenjang, mulai dari eselon III A, eselon III B, hingga eselon IV A. Pengisian posisi strategis ini dilakukan guna memastikan roda pemerintahan berjalan efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Untuk jabatan eselon III A, terdapat 10 pejabat yang dipercaya mengisi posisi penting di tingkat kecamatan dan perangkat daerah. Di antaranya, Agung Cahyono yang kini menjabat sebagai Camat Ambal, Barkah Catur Atmaji sebagai Camat Ayah, Rusta Nur Hayati sebagai Camat Pejagoan, serta Unik Ganiwati yang dipercaya memimpin Kecamatan Alian.

Selain itu, sektor pendidikan dan komunikasi juga mendapat penguatan melalui penunjukan Heri Purnomo sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora), serta Andri Kurniawan sebagai Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Jabatan-jabatan ini dinilai strategis karena berperan langsung dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia dan transformasi digital di daerah.

Sementara itu, pada level eselon III B, dua pejabat dilantik untuk memperkuat lini administrasi kecamatan. Erna Nowo Akhir Riyanti dipercaya sebagai Sekretaris Kecamatan Ayah, sedangkan Indri Yulianto menjabat sebagai Sekretaris Kecamatan Sadang. Peran sekretaris kecamatan dinilai krusial dalam memastikan koordinasi internal berjalan efektif serta mendukung kinerja camat secara optimal.


Adapun pada jenjang eselon IV A, terdapat empat pejabat yang mengisi posisi lurah. Rindam Baskoro dilantik sebagai Lurah Kebumen, sementara Nur Halim Ar Rasyid dipercaya sebagai Lurah Panjer. Posisi lurah menjadi garda terdepan dalam pelayanan kepada masyarakat, sehingga dituntut memiliki kepekaan sosial dan kemampuan komunikasi yang baik.

Dalam arahannya, Bupati Lilis secara khusus menekankan tiga poin utama yang harus menjadi pedoman bagi seluruh pejabat yang baru dilantik. Pertama adalah kemampuan untuk beradaptasi dengan cepat. Menurutnya, dinamika pemerintahan dan kebutuhan masyarakat terus berubah, sehingga setiap pejabat dituntut untuk sigap dan fleksibel dalam menghadapi perubahan.

“Jangan menunggu lama untuk memahami tugas baru. Segera pelajari, pahami, dan jalankan dengan penuh tanggung jawab. Adaptasi yang cepat akan menentukan keberhasilan saudara dalam memimpin,” ujarnya.

Poin kedua yang ditekankan adalah pentingnya sinergi dan komunikasi. Bupati menilai bahwa keberhasilan suatu program tidak bisa dicapai secara individual, melainkan melalui kerja sama tim yang solid serta komunikasi yang terbuka dan efektif.

“Bangun komunikasi yang baik, baik secara internal maupun dengan masyarakat. Jangan bekerja sendiri-sendiri. Sinergi adalah kunci untuk mencapai hasil yang maksimal,” tambahnya.

Sementara itu, poin ketiga yang menjadi penegasan utama adalah integritas. Bupati Lilis menyebut integritas sebagai harga mati yang tidak bisa ditawar dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Integritas adalah fondasi utama. Tanpa itu, semua yang kita bangun akan rapuh. Saya tidak ingin ada kompromi terhadap hal ini. Pegang teguh kejujuran dan tanggung jawab dalam setiap keputusan,” tegasnya dengan nada serius.

Lebih lanjut, Bupati juga mengajak seluruh pejabat yang dilantik untuk menjadi agen perubahan di lingkungan kerja masing-masing. Ia berharap kehadiran mereka mampu membawa pembaruan, baik dari sisi pelayanan, inovasi, maupun tata kelola pemerintahan.

“Jadilah pemimpin yang tidak hanya menjalankan rutinitas, tetapi juga mampu menciptakan terobosan. Masyarakat menunggu pelayanan yang cepat, mudah, dan berkualitas,” katanya.

Pelantikan ini juga mendapat perhatian dari berbagai pihak sebagai bagian dari upaya konsolidasi birokrasi di Kabupaten Kebumen. Dengan komposisi pejabat yang baru, diharapkan koordinasi antar perangkat daerah semakin kuat dan mampu mendorong percepatan pembangunan di berbagai sektor.

Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa tantangan ke depan tidaklah ringan. Mulai dari peningkatan kualitas layanan publik, penguatan ekonomi daerah, hingga pemanfaatan teknologi informasi, semuanya membutuhkan peran aktif dan kepemimpinan yang visioner dari para pejabat yang telah dilantik.

Di akhir arahannya, Bupati Lilis mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk bersama-sama bergerak dan menguatkan komitmen dalam membangun Kebumen yang lebih berdaya.

“Ini adalah langkah baru dengan semangat baru. Mari kita bergerak bersama, saling menguatkan, dan bekerja dengan hati untuk Kebumen yang lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya.

Dengan pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Kebumen menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas birokrasi. Harapannya, kehadiran para pejabat baru ini mampu memberikan warna baru dalam pelayanan publik serta membawa dampak nyata bagi masyarakat luas.

Post a Comment

Previous Post Next Post