 |
| Prosesi Pengucapan Sumpah Jabatan Rektor IAINU. |
KEBUMEN, Kebumenonnews - Untuk kali kedua,
Rektor IAINU Kebumen dijabat oleh Dr Imam Satibi. Pelantikan dan pengambilan
sumpah dilakukan oleh Ketua Yayasan PPNU Kebumen Makruf Widodo di Gedung Pasca
Sarjana kampus setempat, Minggu (13/5/2019).
Selain
pelantikan Rektor IAINU Kebumen periode 2019-2023, pada saat yang sama juga
dilantik Wakil Rektor I Fikria Najitama MSi dan Wakil Rektor II Faisal MAg.
Pelantikan disaksikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kebumen, Moh Amirudin SIP MM
dan jajaran civitas akademika IAINU serta tamu undangan.
Dr
Imam Satibi dalam sambutannya meminta kepada semua pihak untuk bekerjasama
mengembangkan kampus. Tanpa sinergitas dari semua pihak, keberadaan dia maupun
wakil rektor tidak akan berarti apa-apa.
“Kami dilantik untuk berkhidmah menjadi
pimpinan IAINU Kebumen bukan karena kami terbaik dan terhebat. Sebetulnya kami
hanyalah sebutir debu yang menempel di almamater IAINU,” tulisnya dalam beranda
Facebook-nya.
“Menyongsong
bonus demografi, revolusi industri 4.0 dan era disruptif tidak ada cara lain
kecuali menjadi IAINU sebagai preferensi dalam lifelong
learner,” ujarnya.
Banyak Tanyangan
Sekretaris
Dewan Pembina Yayasan PPNU Kebumen, Bambang Sucipto mengatakan, ke depan
semakin banyak tantangan yang harus dihadapi. Mau tidak mau perguruan tinggi
harus menghasilkan berbagai inovasi yang mampu menjawab tantangan perkembangan
zaman.
“Karenanya
kita harus berkomitmen bersama dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas para
lulusan IAINU Kebumen,” ujarnya.
Bambang
Sucipto berharap di bawah kepemimpinan Rektor Imam Satibi, IAINU Kebumen dapat
mewujudkan visi misinya sebagai lembaga pendidikan yang mampu mencetak generasi
muda yang berintelektualitas tinggi, amanah dan berkontribusi dalam
pembangunan bangsa.
Kepala
Dinas Pendidikan Kebumen, Moh Amirudin berharap kepada IAINU terus
berpartisipasif dalam membangun Kebumen terutama dalam hal peningkatan kualitas
sumber daya manusia.
“Kami
berharap IAINU mampu menghasilkan karya-karya atau penelitian yang inovatif dan
manfaatnya dirasakan oleh masyarakat,” tandasnya.(*)