![]() |
| Danrindam IV/Dip. Kolonel Inf Amrin Ibrahim, S.I.P sematkan tanda peserta diktama (foto:dok.secata) |
“Para Prajurit Siswa yang saya cintai dan banggakan, menjadi Prajurit adalah pilihan. Diperlukan kesiapan mental,fisik,dan intelejensi untuk menjadi seorang Prajurit. Kalian tentu mengetahui, banyak sekali teman-teman kalian yang berminat menjadi tentara,tetapi karena keterbatasan alokasi, tidak semua dapat diterima menjadi prajurit. Perjalanan panjang dan melelahkan telah kalian ikuti selama proses seleksi yang sangat ketat. Hal ini tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi kalian,” ujar beliau. Pangdam menekankan untuk selalu mensyukuri hal ini dengan niat dan tekad untuk melakukan yang terbaik selama mengikuti pendidikan untuk menjadi seorang prajurit. “Tempa diri kalian dalam Kawah Chandradimuka ini, sehingga pada waktunya nanti kalian akan menjadi prajurit yang disiplin,jagoan,militan,profesional,dan dicintai rakyat dengan terus dilandasi keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa” jelas beliau.
“Manfaatkan waktu untuk belajar dan berlatih, serta pererat tali persaudaraan dengan para siswa yang lain. Jaga kondisi fisik dan kesehatan kalian, ikuti semua kegiatan dengan penuh rasa gembira dan ikhlas, niscaya semua akan terasa ringan. Patuhi semua ketentuan yang berlaku dan laksanakan petunjuk dari para pelatih. Lawan rasa malas dan keinginan untuk melanggar aturan,karena hal itu hanya akan merugikan kalian sendiri dan membuat kecewa keluarga kalian,” tegas Pangdam. “Ingat keluarga kalian juga mempunyai harapan yang besar agar kalian semua berhasil dan sukses melalui pendidikan ini sehingga menjadi Prajurit TNI AD yang membanggakan keluarga,bangsa,dan negara,” pungkas beliau.(humassecata/*)
