Bupati Lilis Hadiri Pelantikan Ketua STIMIK PGRI Arungbinang Kebumen, Dorong Kampus Jadi Motor Inovasi Digital


Kebumen - Suasana penuh semangat dan optimisme mewarnai pelantikan serta pengukuhan Ketua STIMIK PGRI Arungbinang Kebumen masa jabatan 2026–2030 di Ballroom Mexolie Hotel Kebumen, Kamis, 21 Mei 2026. Dalam acara tersebut, Muhyat, S.E., M.E. resmi dikukuhkan sebagai ketua baru untuk memimpin perguruan tinggi berbasis teknologi informasi tersebut selama empat tahun ke depan.

Pelantikan dihadiri berbagai tokoh pendidikan, pengurus organisasi profesi, civitas akademika, hingga jajaran pemerintah daerah. Salah satu tamu penting yang hadir adalah Bupati Lilis Nuryani yang memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan pendidikan tinggi di Kabupaten Kebumen, khususnya di bidang teknologi informasi dan digitalisasi.

Dalam sambutannya, Bupati Lilis Nuryani menyampaikan ucapan selamat kepada Muhyat atas amanah baru yang diterimanya. Ia berharap kepemimpinan baru di STIMIK PGRI Arungbinang Kebumen mampu membawa kampus semakin maju dan memiliki kontribusi nyata bagi perkembangan pendidikan di daerah.

Menurutnya, tantangan dunia pendidikan saat ini semakin kompleks seiring cepatnya perkembangan teknologi digital. Karena itu, perguruan tinggi dituntut tidak hanya menghasilkan lulusan yang cerdas secara akademik, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.

“Saya mengucapkan selamat kepada Bapak Muhyat yang telah dilantik sebagai Ketua STIMIK PGRI Arungbinang Kebumen masa jabatan 2026–2030. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan kampus dan dunia pendidikan di Kebumen,” ujar Bupati.

Ia menilai perguruan tinggi berbasis teknologi informasi memiliki peran sangat strategis dalam menyiapkan generasi muda menghadapi era digital. Kampus tidak lagi sekadar menjadi tempat belajar teori, tetapi juga harus mampu menciptakan inovasi dan solusi atas berbagai persoalan masyarakat.

Bupati Lilis menegaskan bahwa transformasi digital telah mengubah hampir seluruh sektor kehidupan, mulai dari pendidikan, ekonomi, pelayanan publik, hingga dunia kerja. Oleh sebab itu, lulusan perguruan tinggi harus dibekali kemampuan adaptif, kreatif, dan inovatif agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

“Perguruan tinggi teknologi informasi memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang kreatif, adaptif, dan siap menghadapi perubahan di era digital yang berkembang sangat cepat,” katanya.

Selain itu, Bupati juga berharap STIMIK PGRI Arungbinang Kebumen terus meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai pihak, baik dunia usaha, industri, pemerintah, maupun lembaga pendidikan lainnya.

Menurutnya, sinergi antar lembaga menjadi salah satu kunci penting untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia. Dengan kerja sama yang luas, mahasiswa akan memiliki lebih banyak kesempatan mengembangkan kompetensi dan pengalaman di dunia nyata.

Ia juga mendorong kampus agar aktif menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Kampus, kata dia, harus mampu menjadi pusat pengembangan ide dan solusi bagi pembangunan daerah, terutama dalam menghadapi tantangan digitalisasi.

“Harapan kami, STIMIK PGRI Arungbinang Kebumen terus berkembang, memperkuat kualitas pendidikan, menghadirkan inovasi, dan menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah,” tambahnya.

Dalam rangkaian pelantikan tersebut, Muhyat membacakan sekaligus menandatangani Pakta Integritas di hadapan pengurus pusat, pengurus provinsi, dan Badan Pelaksana Harian (BPH) kampus. Penandatanganan itu menjadi simbol komitmen untuk menjalankan tugas kepemimpinan secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab.

Muhyat menyampaikan tekadnya untuk membawa STIMIK PGRI Arungbinang Kebumen menjadi kampus yang semakin unggul dan mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi masa depan. Ia menyadari bahwa persaingan dunia pendidikan tinggi saat ini sangat ketat sehingga diperlukan inovasi dan perubahan berkelanjutan.


Menurutnya, penguatan kualitas akademik, pengembangan sumber daya manusia, dan peningkatan kompetensi mahasiswa akan menjadi fokus utama selama masa kepemimpinannya. Selain itu, kampus juga akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak guna membuka peluang yang lebih luas bagi mahasiswa dan lulusan.

“Kampus harus mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap menciptakan lapangan pekerjaan melalui inovasi dan teknologi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PGRI, Prof Dr Unifah Rosyidi, dalam arahannya menyampaikan keyakinannya bahwa Muhyat merupakan sosok yang tepat untuk memimpin STIMIK PGRI Arungbinang Kebumen.

Ia menilai kepemimpinan baru diharapkan mampu membawa perubahan positif sekaligus memperkuat eksistensi kampus di tengah persaingan pendidikan tinggi yang semakin dinamis.

Unifah menjelaskan bahwa PGRI saat ini menaungi 56 perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Karena itu, setiap kampus di bawah naungan PGRI diharapkan mampu terus bertransformasi dan menyesuaikan diri dengan kebutuhan zaman.

Menurutnya, salah satu keunggulan lulusan perguruan tinggi PGRI adalah kemampuan beradaptasi yang baik terhadap perubahan. Hal tersebut karena mahasiswa dibentuk menjadi pribadi yang transformatif dan terbuka terhadap perkembangan baru.

“Ciri khas lulusan perguruan tinggi PGRI adalah mudah beradaptasi karena mereka dibentuk menjadi pribadi yang transformatif dan siap dengan perubahan,” ungkap Unifah.

Ia juga menegaskan bahwa PB PGRI bersama Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi terus berupaya meningkatkan kualitas lulusan melalui berbagai program peningkatan keterampilan atau upskilling. Upaya tersebut mencakup penguatan kompetensi teknis maupun etika kerja agar lulusan mampu terserap di berbagai sektor pekerjaan.

Menurut Unifah, dunia kerja saat ini tidak hanya membutuhkan lulusan yang pintar secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, etika, kemampuan komunikasi, serta kreativitas dalam menghadapi tantangan baru.

Karena itu, perguruan tinggi harus mampu menciptakan sistem pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi. Kurikulum juga harus terus diperbarui agar sesuai dengan dinamika dunia kerja modern.

Acara pelantikan berlangsung khidmat namun penuh kehangatan. Para tamu undangan tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai. Momentum tersebut sekaligus menjadi simbol harapan baru bagi perkembangan STIMIK PGRI Arungbinang Kebumen sebagai salah satu perguruan tinggi teknologi informasi di Kabupaten Kebumen.

Dengan kepemimpinan baru, banyak pihak berharap kampus tersebut semakin mampu mencetak generasi muda yang unggul, inovatif, dan berdaya saing tinggi di tengah era digital yang terus berubah cepat.

Di sisi lain, dukungan pemerintah daerah dan organisasi pendidikan dinilai menjadi modal penting untuk memperkuat kualitas pendidikan tinggi di Kebumen. Kolaborasi antara kampus, pemerintah, dan dunia industri diharapkan dapat melahirkan berbagai inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Pelantikan Ketua STIMIK PGRI Arungbinang Kebumen ini pun menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun pendidikan yang berkualitas, modern, dan mampu menjawab kebutuhan masa depan.(KN/*)
Ads1
Ads2