Jakarta - Pemerintah Kabupaten Kebumen kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Kali ini, penghargaan bergengsi National Governance Awards 2026 berhasil diraih dalam kategori birokrasi, sebagai bentuk pengakuan atas keberhasilan daerah tersebut dalam melakukan transformasi tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Rini Widyantini, kepada Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, dalam sebuah seremoni resmi yang berlangsung di The Ritz-Carlton Jakarta pada Jumat (24/4). Acara tersebut digelar dalam suasana penuh apresiasi terhadap berbagai inovasi dan capaian pemerintah daerah di seluruh Indonesia.
Ajang National Governance Awards 2026 tahun ini mengusung tema “Sinergi Nusantara Untuk Indonesia Emas”, yang selaras dengan semangat kolaborasi antar daerah dalam membangun sistem pemerintahan yang modern, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30, yang menandai tiga dekade perjalanan desentralisasi di Indonesia.
Penghargaan yang diterima Kabupaten Kebumen bukan sekadar simbol pencapaian administratif, melainkan juga cerminan dari kerja panjang dan konsisten dalam membangun sistem birokrasi yang lebih profesional dan akuntabel. Dalam beberapa tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten Kebumen terus mendorong reformasi birokrasi melalui berbagai program strategis, mulai dari digitalisasi layanan publik, peningkatan kapasitas aparatur sipil negara, hingga penguatan sistem pengawasan internal.
Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, dalam keterangannya menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif dari seluruh elemen, baik aparatur pemerintah maupun masyarakat. Ia menegaskan bahwa capaian ini tidak lepas dari semangat gotong royong yang menjadi karakter kuat masyarakat Kebumen.
“Penghargaan ini adalah kebanggaan sekaligus amanah. Kami menyadari bahwa keberhasilan ini tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses panjang yang melibatkan banyak pihak. Ke depan, kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Lilis usai menerima penghargaan.
Lebih lanjut, Lilis menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kebumen tidak akan berpuas diri dengan capaian tersebut. Justru, penghargaan ini dijadikan sebagai momentum untuk melangkah lebih jauh dalam mengembangkan potensi daerah, khususnya di sektor pariwisata berbasis ilmu pengetahuan dan lingkungan.
Salah satu fokus utama ke depan adalah pengembangan kawasan geopark yang dimiliki Kebumen, yakni Karangsambung yang merupakan bagian dari Geopark Kebumen. Kawasan ini selama ini dikenal sebagai laboratorium alam yang menyimpan kekayaan geologi luar biasa dan telah menjadi pusat studi bagi mahasiswa serta peneliti dari berbagai wilayah di Indonesia.
Karangsambung memiliki nilai ilmiah yang tinggi karena menyimpan rekaman proses pembentukan bumi yang sangat kompleks dan langka. Tidak heran jika kawasan ini kerap dijadikan lokasi penelitian oleh akademisi dari berbagai perguruan tinggi. Namun demikian, Pemerintah Kabupaten Kebumen melihat potensi yang lebih besar, yakni menjadikan kawasan ini sebagai destinasi riset dan wisata kelas dunia.
“Kita ingin Geopark Kebumen tidak hanya dikenal secara nasional, tetapi juga menjadi destinasi riset dan wisata kelas dunia. Untuk itu, kami akan terus mengembangkan infrastruktur pendukung, meningkatkan promosi, serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, baik di dalam maupun luar negeri,” ungkap Lilis.
Upaya tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah yang mengedepankan keberlanjutan dan pemanfaatan potensi lokal secara optimal. Dengan dukungan kebijakan yang tepat dan sinergi lintas sektor, Kebumen diharapkan mampu menarik minat wisatawan mancanegara sekaligus memperluas jaringan kerja sama penelitian internasional.
Dalam ajang penghargaan tersebut, Kabupaten Kebumen tidak sendirian. Sejumlah daerah lain juga turut meraih penghargaan dalam kategori berbeda. DKI Jakarta memperoleh penghargaan di kategori infrastruktur, sementara Jawa Tengah mendapatkan apresiasi dalam kategori kesehatan. Keberagaman kategori ini menunjukkan bahwa setiap daerah memiliki keunggulan masing-masing yang dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain.
Penghargaan National Governance Awards 2026 diharapkan mampu menjadi pemicu semangat bagi seluruh pemerintah daerah di Indonesia untuk terus berinovasi. Dalam era yang semakin dinamis, tuntutan terhadap kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan semakin tinggi. Oleh karena itu, inovasi dan adaptasi menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan.
Bagi Kabupaten Kebumen, capaian ini menjadi bukti bahwa daerah dengan potensi lokal yang kuat mampu bersaing di tingkat nasional. Dengan komitmen yang terus dijaga, serta dukungan masyarakat yang solid, Kebumen optimistis dapat melangkah lebih jauh, tidak hanya sebagai daerah berprestasi, tetapi juga sebagai daerah yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.
Ke depan, tantangan tentu tidak akan semakin ringan. Namun, dengan fondasi yang telah dibangun melalui reformasi birokrasi dan penguatan tata kelola pemerintahan, Kabupaten Kebumen memiliki modal yang cukup untuk terus berkembang. Penghargaan ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari langkah yang lebih besar menuju pemerintahan yang lebih baik dan masyarakat yang lebih sejahtera.

