Polres Kebumen Mulai Patroli Sahur Rutin Cegah Balap Liar Jelang Ramadan


Kebumen – Memasuki penghujung bulan Suro, Polres Kebumen langsung gaspol dengan patroli sahur pertama pada Minggu dini hari, 22 Februari 2026. Kapolres AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama memimpin apel pagi buta di halaman Mapolres, menekankan siaga penuh personel jelang bulan puasa. Kegiatan ini jadi pembuka operasi keamanan intensif untuk jaga ketertiban masyarakat di bulan suci.

Apel Pagi Buta dan Arahan Tegas Kapolres

Pukul 03.00 WIB, ratusan personel Polres Kebumen berkumpul rapat di bawah lampu sorot Mapolres. Dipimpin langsung Kapolres AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, apel ini dihadiri pejabat utama (PJU) serta perwakilan dari Sat Reskrim, Sat Lantas, Sabhara, dan Intelkam. Suasana tegang namun penuh semangat saat Kapolres menyampaikan arahan strategis.

"Jam rawan menjelang sahur sering dimanfaatkan preman balap liar dan begal motor. Kehadiran kita di lapangan adalah wujud komitmen Polri melindungi warga," tegas Kapolres. Ia menambahkan bahwa patroli ini bukan sekadar seremoni, melainkan operasi preventif berbasis intelijen untuk antisipasi gangguan kamtibmas Ramadan.

Rute Patroli Sasar Titik Rawan

Pasca-apel, 12 tim patroli bergerak cepat dengan 25 unit mobil polisi dan 40 motor dinas. Fokus utama sasaran Pantura Kebumen, Jalan MT Haryono, dan kawasan Ayah-Gombong yang dikenal sebagai sarang balap liar. Personel juga menyisir perkantoran Bank Jateng, BRI, serta minimarket 24 jam yang rawan copet dan begal.

Di Jalan Raya Pejagoan, tim Sat Lantas mendadak hentikan lima pemuda dengan motor modifikasi knalpot brong. "Kalian mau sahur atau cari masalah? Putar balik sekarang!" bentak Kasat Lantas AKP Budi Santoso. Pemuda tersebut akhirnya bubar tanpa perlawanan setelah ditegur. Sementara di Pasar Klirong, patroli siber mendeteksi grup WA balap liar dan langsung blokir kontaknya.


Patroli tak berhenti di situ. Tim Polsek Bulusari menyambangi masjid-masjid di Desa Wonosari, bagikan takjil gratis berupa kurma dan air mineral. Warga menyambut hangat, termasuk Pak RT Mulyadi (52): "Alhamdulillah polisi turun tangan dini. Tahun lalu anak saya hampir kena preman balap di sini."

Strategi Preventif Kapolres Kebumen

AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan filosofi patroli sahur ini. "Kami tak tunggu masalah muncul. Data intelijen tunjukkan Februari selalu lonjakan 25% kasus balap liar karena anak muda cari sensasi pra-Ramadan. Patroli ini matikan akar masalahnya dari sekarang."

Kapolres menargetkan nol insiden balap liar selama Ramadan dengan strategi tiga pilar: patroli teritorial, penindakan tegas, dan edukasi masyarakat. "Balap liar bukan budaya, tapi pelanggaran berpotensi fatal. Satu nyawa hilang, satu keluarga hancur. Polisi hadir cegah tragedi," tegasnya.
Selain balap liar, patroli antisipasi kejahatan jalanan seperti begal dan copet. "Perbankan dan ATM jadi sasaran empuk jam 04.00. Personel kita standby setiap cluster," lanjut Kapolres. Ia juga imbau warga aktif lapor via WhatsApp Polres (0812-3578-9110) atau nomor darurat 110.

Dampak Langsung ke Masyarakat

Warga Kebumen merasakan manfaat nyata. Di Pasar Butuhan Gombong, Ibu Sari (38) yang jualan sayur sahur bilang, "Dulu jam 3 pagi sepi menakutkan. Sekarang polisi lewat tiap 30 menit, dagang jadi tenang." Sementara komunitas motor Pecinta Roda Dua Kebumen mendukung penuh: "Kami paham kekhawatiran polisi. Balap liar merusak image biker."

Patroli sahur ini turun hingga Polsek. Polsek Ambal patroli di Pantai Logending cegah miras oplosan, sementara Polsek Sempor fokus kawasan tambak ikan rawan pencurian. Total 433 desa di Kebumen tercover 100%, dengan Bhabinkamtibmas jadi ujung tombak.

Komitmen Jangka Panjang Polres

Kapolres optimis patroli sahur jadi game changer kamtibmas Ramadan 2026. "Kita lakukan rutin hingga Idul Fitri, plus tambah posko pengamanan di 50 titik strategis. Personel full dikerahkan, cuti dinas ditunda." Dukungan Forkopimda juga solid, dengan Dandim 0709 dan Danlanal Kebumen siapkan baracuda patroli laut.

Event pendukung direncanakan: lomba adzan magrib digital antar-masjid dan bakti sosial bagi anak yatim jelang sahur. "Polisi bukan hanya aparat, tapi saudara masyarakat. Hadir melindungi, pengayoman, dan layani dengan hati," tutup Kapolres.

Patroli sahur Polres Kebumen jadi model kepolisian preventif yang humanis. Dengan langkah dini ini, bulan Ramadan di Bumi Menganti dipastikan aman, khidmat, dan penuh berkah. Warga tinggal fokus ibadah, keamanan urus polisi.
Previous Post Next Post