![]() |
| Seorang petani jagung tengah menjemur jagung pipilan di Lapangan Desa Setrojenar Kecamatan Buluspesantren Kebumen. Foto:Dasih |
Menurut Adi, harga jagung basah pipilan di tingkat petani mencapai Rp 27 ribu/kilogram, sedangkan jagung kering pipilan Rp 34 ribu/kilogram. Adapun para pengepul menjualnya lagi kepada pedagang besar atau juragan Rp 36 ribu/kilogram.
"Para juragan inilah yang kemudian berperan untuk memasok kebutuhan pabrik pakan ternak dengan jagung pipil dari kami. Para juragan tersebut rata-rata menjelaskan bahwa kebutuhan bahan baku pakan ternak saat ini cukup tinggi, menyebabkan pabrik mematok harga yang cukup menguntungkan petani jagung," ujar Adi.
Selain tingginya kebutuhan bahan baku pembuatan pakan ternak, tiadanya gejolak harga dengan stabilnya harga jagung juga disebabkan kondisi cuaca musim kemarau di Kebumen yang cukup kering.
"Kondisi cuaca kali ini sangat mendukung kualitas jagung. Bahkan, proses pengeringannya cukup dilakukan selama 3 hari saja," jelas Adi. (Dwi/KR/adm)

