Kebumen, 6 November 2025 — Sekitar 60 orang mendatangi kantor NW Sport di Jalan Kejayan, Desa Muktisari, Kecamatan Kebumen, Kamis siang. Massa yang terdiri dari para investor aplikasi NW Sport meluapkan kemarahan setelah gagal menarik dana dan keuntungan yang sebelumnya dijanjikan oleh pihak pengelola.
Para korban mengaku telah menyetorkan dana mulai dari jutaan hingga puluhan juta rupiah ke dalam platform investasi yang mengusung konsep “kebugaran global”. Mereka tergiur dengan iming-iming keuntungan tetap dan testimoni dari berbagai daerah yang ditampilkan dalam promosi NW Sport. Sistem bonus berantai juga disebut menjadi daya tarik utama bagi calon investor.
Namun dalam beberapa hari terakhir, pencairan keuntungan tak lagi bisa dilakukan. Bahkan, banyak akun pengguna yang mendadak terblokir tanpa penjelasan. Situasi ini memicu kekecewaan dan kemarahan warga, yang kemudian berujung pada aksi massa di kantor NW Sport.
Kericuhan sempat terjadi. Beberapa fasilitas kantor mengalami kerusakan, termasuk perangkat CCTV. Aparat dari Polres Kebumen segera diterjunkan ke lokasi untuk meredam ketegangan dan mencegah kerusuhan meluas.
Wakapolres Kebumen Kompol Faris Budiman, mewakili Kapolres AKBP Eka Baasith Syamsuri, membenarkan insiden tersebut. Ia menyatakan bahwa pihaknya telah menurunkan personel untuk mengamankan situasi dan kini tengah melakukan penyelidikan melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim).
“Kasus ini sedang kami dalami. Ada dugaan penipuan berkedok investasi. Platform NW Sport belum terdaftar di OJK maupun lembaga pengawas keuangan resmi,” ujar Kompol Faris.
NW Sport diduga merupakan entitas ilegal yang menawarkan skema investasi berisiko tinggi dengan janji penghasilan tetap tanpa jaminan. Situs dan aplikasinya kini menjadi sorotan, menyusul laporan dari para korban yang merasa dirugikan.
