![]() |
| Foto:okezone |
Dominasi Okuhara atas Jindapol sebenarnya sudah terjadi sejak awal set pertama. Tunggal putri berperingkat sembilan dunia itu unggul cepat 4-0 atas lawannya. Meski Jindapol sempat menipiskan kedudukan menjadi 4-3, namun Okuhara lekas tancap gas lagi dan menutup interval pertama dengan 11-6.
Selepas itu, Jindapol yang mencoba mengejar ketertinggalannya, tak mampu mengumpulkan poin lebih banyak lantaran Okuhara dengan determinasinya memenangkan set pertama 21-12. Penampilan Jindapol sendiri pada laga ini terlihat jauh berbeda dengan sebelumnya di semifinal menghadapi China. Sebelumnya, Jindapol lebih berapi-api, hingga bisa bangkit dari keterpurukannya.
Pada set kedua, penampilan Jindapol tak jauh berbeda dengan set pertama. Meski ia sempat meninggalkan Okuhara 1-3, namun tunggal Jepang itu lekas bangkit dan membalikkan keadaan 8-3. Tertinggal jauh, membuat Jindapol seolah kehilangan fokus. Tanpa kesulitan berarti, Okuhara memenangi set kedua dengan skor 21-9.
Dengan hasil tersebut, Jepang pun dinobatkan sebagai juara Piala Uber 2018. Sebelum laga ini, pada pertandingan kedua, Jepang juga memetik kemenangan dari sector ganda putri. Pasangan Jepang, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota, mengandaskan ganda Thailand, Kititharakul/Puttita Supajirakul, 21-18 dan 21-12. (*/KR/adm)
